“Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah” (Q.S. Al-Qamar: 1)
Misteri Terbelahnya bulan dan bersatu kembali adalah mukjizat untuk nabi besar Muhammad SAW, berikut adalah cerita mengapa dan kapan bulan itu terbelah. Selamat Membaca!
Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya: Apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah?
Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.
Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah” mengandung mukjizat secara ilmiah?


Seiring dengan banyaknya musibah & bencana akhir-akhir ini menimpa umat manusia terutama yang terjadi di negara kita Indonesia, seperti banjir dan longsor di Wasior Papua Barat, Gempa dan tsunami di kepulauan Mentawai, kebakaran hutan di kepulauan Riau, banjir dimana-mana, terakhir saudara-saudara kita menghadapi letusan Gunung Merapi di Jogjakarta, lalu beberapa orang banyak yang menghubungkannya musibah dan bencana tersebut dengan kedatangan hari kiamat. Timbul pertanyaan kita bagaimana Islam memandang kejadian hari kiamat?
Akhir-akhir ini kita digemparkan oleh pemberitaan media tentang perampokan dengan “hipnotis” di supermarket oleh beberapa orang warga negara asing. Koq bisa ya? bagaimana caranya? itulah kira-kira yang terbersit di benak kita.. Sekarang coba kita cari tahu apa dan bagaimana hipnotis itu.. 
